ALAMAT GEREJA

Jl. Semeru 30 | Jl. Arif Margono 18
Telp. (0341) 366099 | (0341) 361949 | Fax. (0341) 325597
Email: gkkkmalang@yahoo.com | Admin blog: gielmanogi@gmail.com


Rabu, 07 Agustus 2013

Kelompok Kecil - Materi 3 - Melatih Diri Untuk Memiliki Disiplin Rohani

Materi 3
Melatih Diri Untuk Memiliki Disiplin Rohani
Diperlukan Disiplin Untuk Menjalankan Disiplin Dengan Baik

1 Timotius 4:7
Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah

Pembukaan
Pernah memperhatikan para atlit? Salah satu ciri khas yang melekat pada diri mereka adalah disiplin. Misalnya, mereka disiplin dalam berlatih. Mereka memiliki jadwal latihan yang teratur, sistematis, dan terstruktur.  Selain itu, mereka pun tidak boleh memakan makanan sembarangan dan meminum minuman yang sembarangan, tapi mereka harus memakan makanan yang mengandung gizi dan vitamin yang baik. Mereka juga harus memiliki jadwal istirahat yang cukup sehingga kondisi fisik mereka tetap fit.
Apabila mereka melanggar hal-hal itu, bisa berakibat pada kemampuan mereka saat bertanding. Mereka tidak bisa bertanding dengan maksimal, sebaliknya, mereka bisa kalah.
Rasul Paulus menegaskan pada Timotius agar “latihlah dirimu beribadah” (ayat 7b). Kata “latih” berasal dari kata “gumnazo” (dari kata inilah gym digunakan). Kata ini memiliki kesamaan arti dengan kedisiplinan yang dimiliki oleh seorang atlit.

Pertanyaan: renungkanlah dan sharingkanlah!
1.        Apakah yang akan terjadi dengan seorang Kristen yang tidak memiliki disiplin rohani di dalam hidupnya?
2.       Apakah yang akan terjadi dengan seorang Kristen yang memiliki disiplin rohani di dalam hidupnya?

Penjelasan: lihat 1 Timotius 4:1-10
1.        Ayat 1: Bagaimana keadaan manusia di akhir zaman? Apa yang menyebabkan hal itu bisa terjadi?
2.       Ayat 7a: apakah yang dimaksud dengan “takhayul dan dongeng nenek-nenek tua”? Apakah pengaruhnya terhadap iman seseorang? Mengapa hal-hal itu harus dijauhi?
3.       Ayat 7b-8: apa yang harus kita lakukan? Apakah manfaatnya?
4.      Ayat 10: bagaimana kita mengerjakannya?

Contoh lain dari Alkitab: Ayat-ayat berikut ini akan mendorong kita untuk melihat betapa pentingnya kita memiliki disiplin rohani: Ezra 7:6 dan 10.
Ayat 6:  Ezra ini berangkat pulang dari Babel. Ia adalah seorang ahli kitab, mahir dalam Taurat Musa yang diberikan TUHAN, Allah Israel. Dan raja memberi dia segala yang diingininya, oleh karena tangan TUHAN, Allahnya, melindungi dia.
Ayat 7: Sebab Ezra telah bertekad untuk meneliti Taurat TUHAN dan melakukannya serta mengajar ketetapan dan peraturan di antara orang Israel.
Melalui kisah Ezra di atas, apa yang Saudara pelajari tentang disiplin rohani?

Penerapan:
Milikilah komitmen untuk memiliki disiplin rohani yang baik. “renungkanlah (taurat Tuhan) itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung” (Yosua 1:8). Apakah yang akan Saudara lakukan? Sharingkanlah!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar